Asuransi Jiwa Proteksi Atau Warisan Part 2

 

Ada beragam produk asuransi jiwa yang tersedia di pasaran mulai dari jenis tradisional (non unit link) seperti term life, whole life dan endowment.

Adapula asuransi jiwa yang digabung dengan investasi atau yang lebih dikenal dengan sebutan unit link.

Di artikel ini gambaran akan dibatasi antara program tradisional (non unit link) term life dan whole life saja menggunakan ilustrasi produk term life Proactive Plus dan whole life Manulife Essential Assurance.

 

CONTOH ILUSTRASI TERM LIFE PROACTIVE PLUS

Laki-laki usia 36 tidak merokok
UP 1,68 M
Jangka waktu proteksi (term) 20 tahun
Premi tahunan Rp 7.963.200
Total premi selama 20 tahun Rp 159.264.000

Proteksi dapat diperpanjang maksimal hingga usia 70.
Saat perpanjangan term akan ada kenaikan premi untuk manfaat yang sama.

Di usia 57 premi akan naik menjadi Rp 37.481.000.
Total premi hingga usia 70 sebesar Rp 683.998.000.
Semua premi di produk ini adalah biaya asuransi dan tidak ada manfaat akhir kontrak.


CONTOH ILUSTRASI WHOLE LIFE MANULIFE ESSENTIAL ASSURANCE

Laki-laki usia 36 tidak merokok
UP 1,68 M
Tambahan manfaat meninggal akibat kecelakaan UP 300 juta
Proteksi hingga usia 99
Masa bayar 5 tahun
Premi tahunan Rp 50.047.200
Total premi selama 5 tahun Rp 250.236.000

Terjadi resiko tutup usia manfaat diterima sebesar UP.
Ditambah UP kecelakaan bila meninggal akibat kecelakaan.

Putus kontrak di tengah polis berjalan manfaat diterima sebesar Nilai Tunai yang dijamin.
Misal putus kontrak di akhir tahun polis ke-34 (saat usia 70), manfaat diterima berupa nilai tunai Rp 598 juta.

Hidup panjang hingga usia 99 manfaat akhir kontrak sebesar UP 1,68 M.


Dari ilustrasi di atas, bila dibandingkan antara produk term dengan whole life:

1. Premi tahunan whole life terlihat lebih mahal karena cicilan premi hanya 5 tahun saja kemudian lunas.

Sementara yang term life mencicil preminya sepanjang nasabah ingin tetap diproteksi, jadi premi tahunan terlihat lebih murah.

2. Bila proteksi ditarik untuk jangka waktu yang panjang hingga usia 99, maka akumulasi premi whole life akan lebih murah.

Sementara yang term life akan lebih mahal, dikarenakan saat perpanjangan term akan ada kenaikan premi untuk manfaat yang sama.
Dan proteksi juga dibatasi hanya sampai usia 70 tahun saja.

Berdasarkan gambaran tersebut, bila tujuan adalah untuk proteksi selama usia produktif saat anak masih sekolah dan belum mandiri, Manulife menyediakan program term life.
Produk term life dapat disamakan seperti membayar biaya keamanan sebagai jaring pengaman bila terjadi resiko tutup usia terlalu dini.

Sementara bila tujuan adalah untuk warisan (seperti membeli aset) ada pilihan program whole life.

Dari kedua produk di atas mana yang kiranya lebih sesuai dengan tujuan keuangan Anda?

Apapun pilihannya produk asuransi jiwa merupakan aset yang paling likuid pada saat pemilik meninggal dunia. Penerima manfaatnya pun pasti karena telah tercantum di dalam polis sehingga menghindari kemungkinan adanya sengketa waris.

Ingin info lebih lanjut mengenai produk di atas, silakan hubungi saya.
Saya melayani pengajuan aplikasi untuk Jakarta dan sekitarnya.

 

Silakan baca juga:

CONTACT INFO

Dessy Riyanti
Manulife Jakarta Gamma Fortuna

Sampoerna Strategic Square

South Tower Lt.12

Jl.Jend Sudirman Kav.45 - 46

Jakarta 12930  

 

No Lisensi AAJI: 11451067

 

 

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp/WA/Telegram: 081318098351

 

Disclaimer: Situs ini bukanlah website resmi asuransi jiwa Manulife Indonesia melainkan blog pribadi yang ditujukan untuk memberikan informasi seputar asuransi jiwa dan produk-produk yang tersedia di Manulife Indonesia.